Menampilkan postingan dengan label Semisal Puisi
Di antara Embun dan Nafas
Semisal Puisi

Di antara Embun dan Nafas

Catatan: semisal puisi ini bergerak pelan dari malam menuju pagi, dari berjaga menuju doa. Ia meraw… Cerita Lainnya » Di antara Embun dan Nafas
Getar yang Diam
Semisal Puisi

Getar yang Diam

Catatan: semisal puisi ini menegaskan kontradiksi cinta: intens, menyakitkan, namun terselubung dia… Cerita Lainnya » Getar yang Diam
Bersiap Binasa
Semisal Puisi

Bersiap Binasa

Catatan: semisal puisi ini tertuang dari setiap patahan malam untuk menegaskan satu hal: bersiap bi… Cerita Lainnya » Bersiap Binasa
Bukan Coba-Coba
Semisal Puisi

Bukan Coba-Coba

Catatan: semisal puisi ini berdiri sebagai penolakan terhadap segala yang setengah-setengah. Ia mem… Cerita Lainnya » Bukan Coba-Coba
Hujan Hukuman
Semisal Puisi

Hujan Hukuman

Catatan: semisal puisi ini memandang hujan sebagai tekanan yang terus jatuh. Di kota tanpa jeda, be… Cerita Lainnya » Hujan Hukuman
Borgol yang Hangat
Semisal Puisi

Borgol yang Hangat

Catatan: semisal puisi ini tidak mencoba menata kenangan, hanya menyaksikannya bergerak. Ia hadir s… Cerita Lainnya » Borgol yang Hangat
Untuk Disebut Tidak
Semisal Puisi

Untuk Disebut Tidak

Catatan: Semisal puisi ini tidak ditulis untuk merayakan cinta, melainkan untuk meragukannya. Ia be… Cerita Lainnya » Untuk Disebut Tidak
Patah Hati si Bajingan
Semisal Puisi

Patah Hati si Bajingan

Catatan: semisal puisi ini tidak menyesali patah hati, ia meminumnya. Luka tidak dirawat, melainkan… Cerita Lainnya » Patah Hati si Bajingan
Pagi dan Kita
Semisal Puisi

Pagi dan Kita

Catatan: semisal puisi ini merekam pagi sebagai ruang paling jujur bagi cinta: tanpa slogan, tanpa … Cerita Lainnya » Pagi dan Kita
Dialog Kesekian di Ujung Malam
Semisal Puisi

Dialog Kesekian di Ujung Malam

Catatan: semisal puisi ini tidak berusaha menyembuhkan apa pun. Ia hanya mencatat bagaimana percaka… Cerita Lainnya » Dialog Kesekian di Ujung Malam