Bersiap Binasa


Catatan: semisal puisi ini tertuang dari setiap patahan malam untuk menegaskan satu hal: bersiap binasa bukan pilihan, tapi kenyataan yang harus diterima.
Bersiap Binasa

malam tak lagi panjang
latu demi latu berjatuhan
melubangi diri
sebagai luka di tubuh
yang tak sederhana lagi

beberapa harapan telah tersusun
lalu ambruk kembali

alarm memaki
mulut menggerutu
dering handphone itu
merobek mimpi ketika
mata sedang menawar

kantuk terbunuh
telinga tertawa

kepala paham
harapan hanyalah kata
halus dari bersiap
binasa

Posting Komentar untuk "Bersiap Binasa"