Bercerita Dikit
Sepatah kata di atas menjadi sentral pemikiran saya yang riuh layaknya pasar. Sehingga saya berpikir untuk menulis semua keresahan-keresahan saya dalam blog ini. Mungkin saja memang tidak berfaedah untuk kalian. Tapi tidak mengapa. Saya membuat blog ini semata-mata untuk menenangkan kepala saya agar tidak gaduh. Karena semakin saya berjalan, semakin saya banyak membaca, semakin banyak saya bergaul. Semakin banyak kata yang ingin berhamburan keluar dari dalam kepala, muncrat begitu saja.
Terus terang, saya bukanlah orang yang pandai, cerdas, apalagi pintar. Saya hanyalah orang bodoh yang selalu menjadi bodoh. Dan mungkin terus menjadi bodoh. Segala pengetahuan dan ilmu yang kita dapatkan bertugas untuk mengisi kebodohan-kebodohan. Semakin kita menemukan perbedaan semakin kita tahu bahwa kita bukanlah siapa-siapa. Semakin kita mengenal banyak hal maka semakin kita tahu bahwa kita bukanlah apa-apa, maka segala pengetahuan dan ilmu yang kita dapatkan bagaikan cincin yang dibuang ke laut. Betapa besar perbandiangan antara pengetahuan dan ilmu yang kita dapatkan ketimbang ketidak tahuan kita. Pengetahuan kita seumpama cincin sedangkan yang kita tidak tahu adalah lautan itu. Kamu bisa kan membayangkannya sendiri. Betapa kebodohan kita lebih luas ketimbang apa yang kita tahu.
Itu sebabnya saya selalu berpirinsip kalau saya ini adalah bodoh. Menjadi bodoh adalah cara saya untuk tidak menjadi pintar. Pintar-pintar amat. Apalagi memaksa diri untuk pintar. Dengan berprinsip seperti ini saya dipacu untuk terus membaca, memahami, mempelajari, dan terus seperti itu.
Blog ini sebenarnya bukan blog tempat saya bersenang-senang. Tidak. Saya membuat blog ini karena saya merasa menuliskan apa yang saya rasakan dan pikirkan lebih membuat saya legah. Sebenarnya saya berkeinginan untuk menumpahkan segala keresahan dan kesedihan saya kepada mereka yang mau mendengar. Tapi yang menjadi masalah adalah apakah setiap kita memiliki telinga untuk mau mendengar keresahan dan kesedihan orang lain? Tidak semua orang mau mendengarkan orang lain.
Di zaman yang semakin keterlaluan ini orang-orang hanya ingin berbicara dan didengarkan. Dan menganggap diri selalu benar. Sehingga membuat orang-orang menjadi acuh tak acuh. Padahal, dalam buku yang berjudul Seni Berbicara yang ditulis oleh Larry King, dijelaskan bahwa untuk menjadi pembicara yang baik kamu harus menjadi pendengar yang baik.
Sebab alasan itulah saya memilih untuk menuliskan semua yang ada dalam perasaan dan pemikiran saya ini. Bisa dibilang blog ini adalah blog coret-coret, atau dengan alasan sendunya adalah curhat.
Saya beritahu kepadamu, kamu boleh curhat dalam blog ini. Asalkan kamu mau membagikan tulisanmu untuk saya masukan kedalam blog ini. Dan kamu harus tahu bagaimana rasanya menuliskan semua keresahan dan kesedihanmu. Sahabat saya pernah bilang “menulis adalah cara untuk melatih kejujuran kita pada diri sendiri.” Dan dengan menulis kawan, kamu akan tahu hal-hal lain yang membuatmu bisa lebih dewasa memahami keadaan yang ada. Sebab dalam menuliskan apa yang kita rasakan dan pikirkan, kita telah berani menuangkan isi kepala yang gaduh itu menjadi tertib dalam baris-baris kata yang meninabobokan.
Demikianlah blog ini saya buat. Dengan judul Bercerita Dikit. karena saya yakin, sedikit bercerita barangkali mampu membuatmu bahagia. Sebab menumpahkan segala keresahan dan kesedihan itu perlu.
Dan kamu boleh-boleh saja curhat dalam blog ini. Siapapun kamu dan darimana kamu. Kita sama-sama bebas untuk saling menumpahkan segala kegaduhan yang ada dalam perasaan atau kepala kita.
Selamat bercerita!
Selamat menulis!
Selamat menumpahkan segala keresahan dan kesedihan!
Sebab alasan itulah saya memilih untuk menuliskan semua yang ada dalam perasaan dan pemikiran saya ini. Bisa dibilang blog ini adalah blog coret-coret, atau dengan alasan sendunya adalah curhat.
Saya beritahu kepadamu, kamu boleh curhat dalam blog ini. Asalkan kamu mau membagikan tulisanmu untuk saya masukan kedalam blog ini. Dan kamu harus tahu bagaimana rasanya menuliskan semua keresahan dan kesedihanmu. Sahabat saya pernah bilang “menulis adalah cara untuk melatih kejujuran kita pada diri sendiri.” Dan dengan menulis kawan, kamu akan tahu hal-hal lain yang membuatmu bisa lebih dewasa memahami keadaan yang ada. Sebab dalam menuliskan apa yang kita rasakan dan pikirkan, kita telah berani menuangkan isi kepala yang gaduh itu menjadi tertib dalam baris-baris kata yang meninabobokan.
Demikianlah blog ini saya buat. Dengan judul Bercerita Dikit. karena saya yakin, sedikit bercerita barangkali mampu membuatmu bahagia. Sebab menumpahkan segala keresahan dan kesedihan itu perlu.
Dan kamu boleh-boleh saja curhat dalam blog ini. Siapapun kamu dan darimana kamu. Kita sama-sama bebas untuk saling menumpahkan segala kegaduhan yang ada dalam perasaan atau kepala kita.
Selamat bercerita!
Selamat menulis!
Selamat menumpahkan segala keresahan dan kesedihan!
Posting Komentar untuk "Bercerita Dikit"
Posting Komentar